PENGUATAN KOMITE PEMBELAJARAN KE-2

Bagikan

PENGUATAN KOMITE PEMBELAJARAN KE-II, PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK ANGKATAN PERTAMA

Salah satu intervensi dari lima intervensi yang dicanangkan KEMDIKBUD terkait dengan program sekolah penggerak adalah Penguatan SDM Sekolah. Tanggal 19 Februari 2021 lalu SDIT Al Fitrah sebagai salah satu sekolah penggerak angkatan pertama, mengikuti kegiatan Penguatan Komite Pembelajaran kedua. Bertempat di SMPN 09 Kota Bandung, SDIT Al Fitrah mengutus 5 orang yang terdiri dari Pengawas bina, Kepala Sekolah dan 3 orang guru.

 


Materi yang dibahas pada kegiatan ini adalah terkait dengan pengelolaan dokumentasi pengetahuan dan dokumentasi sumber belajar. Pengelolaan dokumentasi baik pengetahuan maupun sumber belajar tentu sangat penting bagi sekolah. Dokumentasi tersebut dapat dijadikan sebagai tempat untuk menyimpan sumber belajar bagi anggota komunitas sekolah dan dapat digunakan sebagai media refleksi bagi sekolah. Selain dari itu anggota komunitas dapat mengidentifikasi praktik-praktik baik yang harus dipertahankan dan aspek mana saja yang harus diperbaiki, selain itu pengetahuan yang diperolah dari kegiatan-kegiatan esensial dalam komunitas belajar tidak hilang.
Beberapa sumber belajar yang penting untuk di dokumentasikan di antaranya:
a. Contoh praktik baik anggota komunitas praktisi
b. Ringkasan kegiatan esensial dari komunitas praktisi
c. Hasil pelatihan atau penelitian
d. Video pembelajaran atau video kegiatan
e. Dokumen-dokumen pembelajaran (rencana pembelajaran dll.)
f. Alat peraga
g. Kegiatan dengan orang tua siswa dan lain-lain

PENGUATAN KOMITE PEMBELAJARAN KE-II, PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK ANGKATAN PERTAMA


Selain dari pembahasan materi, dalam kegiatan ini juga pelatih ahli meminta setiap sekolah menyiapkan praktik baik terkait dengan pendokumentasian. Beragam praktik baik disampaikan oleh beberapa sekolah dalam mendokumentasikan pengetahuan dan dokumentasi sumber belajar. Kebanyakan dari sekolah mendokumentasikannya dalam bentuk media sosial seperti Instagram, Facebook, Youtube dan lain-lain. Ada juga dalam bentuk WEBSITE Sekolah. SDIT Al Fitrah sendiri sudah melakukannya dalam bentuk media sosial dan WEBSITE seperti ini, hanya perlu penataan kembali tim dan tugas pokok dan fungsinya perlu diperjelas.


Ke depan SDIT Al Fitrah akan fokus juga dalam pendokumentasian ini, termasuk dalam pengelolaan WEBSITE Sekolah. Sekolah akan melibatkan semua unsur terutama para guru sebagai pemeran utama kegiatan disekolah.

iwantake

iwantake

Leave a Replay